Muhammad Dzaky Alif, anakku sayang...


Setelah sekian lama menanti... akhirnya hadir lah sosok mungil yang ku dambakan selama 41 minggu...
Dialah anakku..

Pukul satu malam aku merasakan mulas yang sudah ku nanti-nantikan sejak seminggu sebelumnya. Itulah pertanda bahwa anakku akan lahir.. tapi ternyata ga secepat dan semudah yang ku pikirkan.. butuh waktu 25 jam hingga akhirnya dia terlahir ke dunia dengan sehat pada tanggal 21 September 2010 pukul 02.07 WIB.. Alhamdulillah... Kata itu yang terucap pertama kali saat ku rasakan dia keluar dari perutku... ku dengar tangisnya... ditaruhlah dia di dalam dekapanku... 3,1 kg beratnya dan 51 cm panjangnya. Dialah anakku.. anak yang aku nanti...sungguh aku tak bisa menceritakan bagaimana rasanya... Bahagia ??? pasti!

Kami putuskan "Muhammad Dzaky Alif" sebagai nama yang akan dia sandang selama hidupnya.. Nama itu adalah doa kami untuknya. Semoga dia bisa menjadi anak yang cerdas dan ramah seperti namanya dan dapat meneladani akhlak NAbi Muhammad.. Amin

Semakin hari semakin menggemaskan saja anakku ini. Setiap hari aku merindukannya. Di tempat kerja, ku selalu melihat fotonya setiap hari.. Bunda rindu Dzaky...hihihihi

Anakku anak yang baik... jarang sekali mendengarnya nangis tanpa sebab, jika minta mimik dia memberikan tanda dengan memasukan tangannya ke mulut ke mungilnya, dan menggerak-gerakan mulutnya yang sexy dengan khas..(susah diceritakan)..
Bahkan waktu bangun tidur pun..dia hanya memberikan tanda dengan suara eee.. eeeh..eh. heeeei... lucukan


Sekarang usianya udah 3 bulan... Lucu...
Sekarang dia udah mulai bisa tengkurap... sudah bisa diajak becanda.. ketawanya itu lo bikin aku gemassssssssss....
tapi yang aku sebel sekarang dia suka narik-narik bajunya dan memasukkannya ke mulutnya... uh...
oia.. sekarang dia suka mainin tanganya. Lucu banget!!!

ayo anakku... tumbuhlah jadi anak yang baik... Bunda dan Abi sayang Dek Dzaky... muah muah

Comments

Popular posts from this blog

Mau ASI Banyak? Yakin Kuncinya... :D

Anakmas : Kau Tak Seperti Dulu Lagi ^^

Menggulung Lidah