Penting Ga Sih

Setiap pagi ada rutinitas di Bagian tempat bunda bekerja yang begitu manarik buat bunda yaitu APEL PAGI. Simple saja kita kumpul di ruangan yang sudah ditentukan, lalu berdoa bersama agar diberi kemudahan dan kelancaran dalam pekerjaan kita dan hal yang paling bunda nantikan adalah SHARING pemimpin apel (selama ini yang mimpin apel sih para kasubbag bergantian setiap minggu). Menyenangkan menurut bunda, kenapa? karena dari sharing itu kita dapat mendapatkan "sesuatu" yang berharga, hikmah dari sharing itu kadang mengingatkan kita akan hal yang terkadang sepele tapi terlupa oleh kita.

Seperti pagi ini, Pak Cham (panggilan akrab salah satu kasubbag) bercerita tentang tenggelamnya kapal *apa ya namanya?? lupa!!!* hihihi di perairan antara Pulau Jawa dan Pulau Sulawesi pada sekitar tahun *berapa ya?? katanya ci waktu kejadian itu pak Cham masih SD* hihihi (Aduh kok jadi ga jelas gini ceritanya.hehehe)
Konon ceritanya, kapal itu tenggelam karena ada awak kapal di ruang mesin yang merokok dan membuang puntung rokok itu di tong sampah yang ada kertasnya, singkat cerita ne, akhirnya terjadi kebakaran dan menyebar ke ruangan lain dan akhirnya kapal itupun tenggelam. *tragis

Dari cerita itu dapat disimpulkan bahwa peran semua awak di kapal itu sangat penting dan kesalahan kecil pada salah satu awak kapal dapat menyebabkan hal yang besar dan bahkan menenggelamkan kapal tersebut.

Kita dapat menarik hikmah cerita tersebut ke dalam kehidupan kita khususnya di kantor. Bayangkan kantor kita adalah sebuah kapal, maka kita sebagai awak kapal mempunyai peran masing-masing dan semua peran itu sangat PENTING. Sebenarnya kalo kita ditanya penting ga nya tugas kita atau peran kita di kantor, pasti kita bakal bingung jawabnya. Tapi bagi bunda penting ga nya diri kita ya tergantung seberapa penting kita menganggap diri kita penting. Menurut bunda secara otomatis jika kita merasa tugas/peran kita penting dalam suatu pekerjaan, maka kita akan menjadi lebih bertanggung jawab atas pekerjaan kita. Benar bukan??? Karena kalo kita merasa kita penting dan dibutuhkan maka kita akan mendapatkan semangat tersendiri dari hal tersebut. Kala kita mulai malas bekerja, malas berangkat ke kantor, maka cobalah berpikir bahwa kita sangat dibutuhkan dalam pekerjaan tersebut. Jika kita ga ada maka pekerjaan itu akan terhambat.hahaha *so penting deh bund :D

Ayooo bunda mulai sekarang semangat untuk menganggap kita "PENTING".. Kita penting bagi suamikita, kita penting bagi anak-anak kita, kita penting bagi lingkungan sekitar kita. Dan kita mempunyai peran penting bagi kehidupan kita sendiri. Jangan pernah merasa jadi orang ga penting ya bund!!! Ok? hihihihi *penting ga sih bund ceritanya ??? hahaha

Semoga kita dapat mengambil hikmah dari cerita bunda kali ini. Aamiin :)

Cerita Bunda
22 September 2011
^^

Comments

  1. jadi teringat akan sebuah hadist:
    "Perumpamaan kaum mukmin dalam kasih sayang dan belas kasih serta cinta adalah seperti satu tubuh. Jika satu bagian anggota tubuh sakit maka akan merasa sakit seluruh tubuh dengan tidak bisa tidur dan merasa demam.” (HR. Bukhari dan Muslim)
    dan bila seorang mukmin melakukan kesalahan maka mukmin yg lain saling mengingatkan, begitu juga dalam sebuah tim, bila salah satu bagian da yg melakukan kesalahan maka yg lain saling mengingatkan

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mau ASI Banyak? Yakin Kuncinya... :D

Anakmas : Kau Tak Seperti Dulu Lagi ^^

Menggulung Lidah