Monday, June 18, 2012

Lawan Dengan Kelembutan



Anak bunda semakin hari semakin pinter dan semakin menjadi anak yang berkemauan keras. Setiap memiliki kemauan, dia selalu ingin kemauannya dituruti dengan segera. Jika tidak, Dzaky akan berteriak atau menangis. Bunda dan abi mencoba bersabar dan mengajarkan Dzaky menjadi anak yang lebih sabar dan mengerti. Tak jarang hal tersebut bikin bunda naik pitam dan pengen nyubit tuh pipi Dzaky (hahahaha sabaarr buunnddd). Tapi tentu saja bunda urungkan niat tersebut, kekerasan ga bakal merubah Dzaky menjadi semakin baik, bahkan dengan begitu bisa jadi membuat Dzaky makin keras.

Seperti kejadian malam minggu kemarin... Akhir-akhir ini emang anak bunda sudah ngerti main keluar dan hobby banget. Ga siang, sore, malam, pengennya keluar buat main teruuusss... Huuuffhh
Dan malam Minggu kemarin Dzaky minta main keluar, kita turuti awalnya. Memang bunda dan abi bertekad ga mau membatasi gerak Dzaky. Biarlah Dzaky mengeksplor segala yang ada di sekitarnya.. Tapi malam itu, sampai jam 9 malam lebih Dzaky enggan masuk ke rumah. Akhirnya dengan berat hati abi paksa Dzaky masuk ke rumah. Sudah bisa ditebak apa yang terjadi kan. Dzaky nangis sekenceng-kencengnya. Dialihkan dengan berbagai mainan, Dzaky tetap tak mau berhenti menangis. Yang dzaky katakan cuma "main-main" "keluar-keluar" begitu terusss.. Sampai bunda agak kesel dan agak marah sama Dzaky. Dzaky makin kenceng dunk nangisnya.. Astagfirullah.. Akhirnya bunda menahan emosi dan mencoba dengan cara yang lebih lembut kepada Dzaky. Bunda buka pintu balkon atas. Terlihat begitu gelap dan sunyinya malam itu. Lalu bunda jelaskan panjang lebar kepada Dzaky, begini ocehan bunda :

"Dzaky sayang, anak bunda yang baik... Coba Dzaky lihat, di luar sudah gelap karena sekarang sudah malam. Kalo udah malam adanya bintang dan bulan dan udah ga ada matahari. Makanya gelap... (hehehe benerkan yang bunda bilang, ga boong...wakakaka).. Sekarang, anak-anak yang baik sudah pada bubu, makanya Dzaky bubu juga ya.. Besok main lagi kalo udah mandi dan makan.. Ok sayang..."

Dan taukah apa reaksi Dzaky??
Dzaky langsung menghentikan nangisnya... Dzaky mengangguk-angguk seolah-olah ngerti dan paham yang bunda omongin.. Terus dzaky bilang "yaaa.." "boo booo... antuukk"...

Duuhhh senengnya bundaaa... Alhamdulillah.. Akhirnya Dzaky ngerti... 
Ini pelajaran yang sangat berharga buat bunda, bahwa menghadapi anak yang sedang menangis dan keras kemauan (atau biasa disebut ngeyel) adalah tidak dengan cara kekerasan tapi dengan cara yang lembut. Jelaskan dengan kata-kata yang mudah dimengerti, dan jelaskan dengan fakta bukan kebohongan... InsyaAllah anak akan mengerti dan paham mengapa kita melarang main keluar malam-malam...

Demikian curhatan bunda soal cara menghadapi Dzaky yang sedang ngeyel... hihihi
Jadilah anak yang sabar ya Dzaky... Dzaky pasti bisaaa ^^.. Bunda juga akan lebih berusaha lagi agar bisa jadi bunda yang lebih sabarrr.... Terima kasih nak, seperti yang selalu abi katakan kepada bunda "Dzaky dihadirkan untuk kita, agar kita bisa menjadi manusia yang lebih sabar lagi. Allah mengirimkan Dzaky kepada kita agar kita belajar menjadi pribadi yang lebih baik dan sabar"...
Terima kasih biii, abi selalu dengan sabar membimbing bunda menjadi manusia yang lebih baik, khususnya menjadi istri dan bunda yang lebih baik dari hari ke hari... Bunda sayang kaliann.. :* kiss n hug muaaaahh :)




Cerita Bunda
18 juni 2012
^^

No comments:

Post a Comment