Sudah Pas

Pernah ga sih mikir kenapa jalan hidup kita seperti yang sekarang kita jalani? Dan kenapa juga Allah memberikan yang "ini" bukan yang "itu" kepada kita? Suka banget deh aku mikir seperti itu. Bukan sebagai sikap protes atas segala takdir yang Allah sudah berikan tentunya (mana berani aku protes kepada Sang Pencipta, hehe)..

Biasanya aku mulai berpikir seperti ini ketika aku hampir saja lupa atas segala nikmat-Nya. Misal, saat buka facebook dan lihat status temen yang lagi seru-serunya study S2 di luar negeri. Iri? ya untuk sesaat aku sempet iri. Iri dalam artian, kenapa bukan aku?hehe atau dilain cerita ketika aku ikut ujian masuk dan ga lulus.. Kecewa? Ya pasti, setiap orang yang ikut ujian pasti menginginkan lulus dalam ujian itu. ya kan? kan? kan? hihihi

Tapi... Setelah melalui proses perenungan yang sangat panjang dan melelahkan *ok kali ini aku akui aku lebay.. :D Aku menemukan secercah cahaya yang sangat hangat dan menenangkan hatiku. Yap, aku menemukan jawabannya kenapa aku disini, sekarang dengan takdirku ini. Itu semua karena kemurahan yang Allah berikan kepadaku...

Aku tak sekuat perkiraanku. Mungkin kata itu yang cocok untukku sekarang. Jalan hidup yang aku tempuh sekarang ini sudah sangat cocok dan pas dengan kemampuanku saat ini. Aku belum berkesempatan melanjutkan sekolah, tapi aku sudah menikah dan memiliki keluarga yang bahagia, aku dikelilingi dengan orang-orang yang sangat sayang denganku. "Nikmat manakah yang akan kau dustakan"... Aku dipertemukan dengan suami yang sekantor, mertua yang sekota dan memiliki rumah deket mertua. Nikmat mana lagi yang harus aku pertanyakan. Sungguh ini semua nikmat yang sangat luar biasa untukku.

Aku tak bisa bayangkan jika aku sekarang harus tinggal sendiri di negeri orang sambil stres mikirin sekolah. Aku tak bisa bayangkan.. sungguh.. Jika aku harus menikah tetapi harus terpisah kota... Untuk hanya sekedar membayangkannya aja aku udah ga sanggup.. Karena itu aku disini dengan takdirku karena Allah sungguh tau seberapa kemampuanku, seberapa kuatnya aku dan yang terbaik untukku...

Terima kasih Ya Allah atas segalanya.. segala yang telah Kau berikan padaku, makhluk yang terkadang masih mempertanyakan Nikmat yang begitu melimpah darimu.. Maafkan aku...

Perenungan yang sangat berarti dan luar biasa untukku.. Jadikan aku orang yang selalu bersyukur atas NikmatMu Ya Allah.. ^^


Kenapa kalo lagi merenung, cocoknya gambar sunset?hehe adem gitu kayaknya... :D


Comments

  1. Iya Bun,saya juga sependapat dengan Bunda. Allah pasti memberi jalan yang terbaik untuk hamba-hambaNya.saya ikut berdoa bersyukur juga ya Bun,"Ya Allah...terima kasih karena telah mempertemukan hamba dengan Bunda Dzaky walau hanya didunia maya.,,"^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi Iya Nicca.. Aku juga bersyukur bisa bertemu dengan Nicca, padahal jarak antara kita begitu jauh... Indahnya teknologi... Mempertemukan orang yang jauh seperti dekat...^^ hahaha

      Delete
    2. jauh dimata namun dekat dihati...,hmmm...,indahnya silaturahmi...,^_^

      Delete
    3. hati Akang ya nicc...??hihihi

      Iya indah banget ya silahturahim itu.. nambah sodara dimana2..hihihi

      Delete
  2. mari kita bernyanyi bersama...
    syukuri ALPHARD yang ada... hidup adalah anugerah.....
    hehehe..... bersyukur itu ternyata menenangkan hati ya tik

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiiinnn dapet ALPHARD dari mbak Rina... hihihi

      Iya mbak Rin.. syukuri apa yang ada itu bikin hidup tentrem... :D

      Delete
  3. Iya mbak, kadang aku juga iri liat temanku sekolah di luar negeri lalalala gitu.
    Etapi ya udah sih ya, semuanya kan diberi keberuntungan masing masing :D
    Nyengir baca komennya Mbak Rina, hahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. "semuanya kan diberi keberuntungan masing masing :D"

      Waahhh suka dengan kata2 Una ini... :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mau ASI Banyak? Yakin Kuncinya... :D

Anakmas : Kau Tak Seperti Dulu Lagi ^^

Menggulung Lidah